Sesampainya di mansion, Zea menangis tersedu-sedu, dia sangat marah dan sakit hati karena kini hidupnya sepertinya sudah hancur, tidak akan ada lagi kesempatan untuk mendapatkan Aldo, dia bahkan sangat marah dengan dirinya karena tidak berhasil mengandung anak Aldo. Padahal waktu dia melakukannya bersama Aldo, dia dalam masa subur, tapi entah kenapa dia tak kunjung hamil, maka dari itu dia memang merencanakan kehamilan palsu untuk dirinya agar Aldo segera menikahinya, awalnya dia sangat senang karena rencananya berhasil dan membuat Aldo mau kenikahinya, tapi ternyata rencananya tidak berhasil karena Aldo yang membaca pesannya dengan dokter suruhannya. "Tidak... jika hidupku hancur, maka hidup Alexa juga harus hancur.. aku tidak terima jika Alexa bisa bahagia sedangkan hidupku seperti ini

