Tidak satu pun tingkah Atha yang terlewatkan oleh Ziya. Pria itu duduk bersila di atas tikar. Mata Atha melirik ke sana sini. Demikian juga dengan kedua tangannya. Terkadang, dia menyentuh bahan-bahan kue yang tertata rapi di hadapannya sambil mengerutkan kening. Perilaku Atha benar-benar menghibur Ziya. Sesekali, Atha mengatakan sesuatu pada Yazid dan Dania yang duduk di sisi kanan kirinya. Lalu, mereka akan tertawa sambil menunjuk bahan-bahan kue. Entah apa yang sedang mereka bicarakan. Sepertinya sesuatu yang seru, karena mereka tampak sangat menikmati obrolan. Tawa Atha yang terdengar sampai luar. Ziya yang tengah menjemur pakaian tersenyum lebar menyadari bahwa sang suami sudah lebih terhibur. Meski belum bisa memastikan akan bagaimana masa depan usahanya, Atha masih tetap bisa memb

