Penyesalan

1758 Kata

Langit siang ini terlihat begitu cerah. Sama seperti suasana hati perempuan berambut sebahu bernama Tika yang baru saja keluar dari dalam mobil. Sambil menenteng tas hitam nya, Tika melangkah masuk ke dalam restoran milik Satya. "Selamat siang, Bu Tika!" Tika tersenyum sopan pada pegawai yang bekerja di sana. "Siang! Satya ada di ruangannya kan?" "Ada, Bu." "Kalau begitu saya masuk ya," ucap Tika lantas melangkah menuju ruangan kerja Satya. Tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu, Tika memutar kenop pintu bercat putih tersebut lalu mendorongnya pelan. Membuat Satya yang sedang duduk sambil menatap layar handphone menoleh ke arah pintu ruangan. Tika tersenyum lebar seraya berjalan menghampiri Satya. "Halo, Sat!" Satya tersenyum tipis seraya menyimpan handphone nya di atas meja. Tika

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN