Kenzio memberikan sebuah kejutan rumah minimalist kepada istrinya, rumah itu ia beli sebelum akad nikah dilangsungkan karena menurut Kenzio apartemen terlalu kecil untuk kehidupannya dengan Zea dan anak-anak mereka kelak. Jadi, ia memutuskan menjual apartemennya dan membeli rumah yang jauh lebih besar. Apalagi suasana rumahnya sangat indah. Zea hampir tak bisa berkata apa-apa saat Kenzio membawanya ke rumah ini, benar-benar surprise yang mengharukan, ia langsung memeluknya begitu erat hingga Kenzio terasa sesak. "Bahagia, sayang?" tanya Kenzio yang diangguki oleh Zea. "Sangat bahagia." "Ayo ke atas, kamar kita ada di lantai dua." Mereka naik ke lantai dua dan meletakkan barang-barangnya di kamar itu. Kamar ini jauh lebih besar daripada kamar mereka di apartemen dan tentunya lebih bagus

