Naila mengikuti saran Indira untuk berteman dengan banyak orang mengenai siapa jodohnya tidak ada yang tahu kecuali Allah, memilih untuk fokus pada kegiatannya dimana hari ini hanya berada di cafe mungkin sampai siang karena sore ada janji dengan Roy membahas mengenai pasien yang kapan itu membutuhkan penanganan khusus. Naila mengajarkan pegawainya membuat menu yang kapan itu dibuatnya dan dicoba oleh keluarganya juga beberapa pegawainya dengan Gendis sebagai korban selanjutnya, para pegawai yang berperan pada bagian itu memandang penuh minat dan langsung merasakan kembali apa yang Naila buat. Naila meminta mereka membuatkan sama persis dengan miliknya dan akan menunggu di meja kasir depan untuk berbicara dengan pegawai lain yang bagian katering. “Sekarang banyak orang cari makanan seha

