Berangkat bersama Lela ke cafe dan langsung melihat ruangan yang digunakan untuk menonton nanti bersama, Naila meminta Lela duduk diruangan tersebut sambil dirinya melihat persiapan yang dilakukan tim dapur. Naila tidak meminta disiapkan hal yang istimewa tapi tetap saja tidak enak jika hanya menghidangkan hal biasa saja, langkah Naila terhenti saat melihat mamanya berada di dapur juga sedang membuat sesuatu. “Buat apa?” saat sudah berada disamping Indira. “Camilan kecil tapi ini nggak sesuai dengan standard kita yang baru ini” tanpa menatap Naila “sekali – kali makan yang nggak sehat.” Naila mencibir perkataan mamanya “mama sih nggak sekali tapi sering.” Indira tertawa lepas mendengar perkataan Naila “kalau waktunya mati ya mati aja sih toh sudah ada tulisan kapan kita akan meninggal.

