Dalam sehari nama Benny terdengar ditelinga Rafa sedikit membuat Naila merasa tidak enak, tapi mencoba bersikap biasa saja ketika dihadapan Rafa agar tidak terlalu percaya diri. Naila memberi kode pada pegawainya untuk bilang pada Benny supaya menunggu, melirik Rafa yang hanya diam melihat menu yang ada semakin membuat Naila tidak enak. “Aku tinggal dulu ya” Rafa mengangguk tanpa mengalihkan pandangan dari buku menu. Naila segera melangkah keruangannya dimana Benny berada, tidak tahu tujuan dari Benny datang karena pastinya sangat penting. Membuka pintu ruangan membuat Benny yang sedang sibuk dengan ponselnya segera memandang sang pelaku yang membuka pintu, senyum terbaik untuk Naila dengan melangkah pelan kehadapannya. Dalam satu kali tarikan dimana Naila sudah berada dalam pelukan Benn

