Menatap Rafa yang sedikit berantakan membuat Naila menelan salivanya kasar dan mengalihkan pandangan kearah lain, sedikit bersyukur karena Lela sudah keluar dari ruangannya dengan mengerjakan pekerjaannya diluar. Bisa saja Lela bekerja didalam karena memang disediakan kursi dan meja hanya saja jika tidak ada pasien maka akan lebih baik berada diluar berjaga barang kali ada yang membutuhkan bantuan. “Kamu rapikan penampilan sebelum membuka tirai.” Rafa tersadar akan penampilannya dengan segera menutup tirai dan merapikan penampilannya, Naila sendiri bernafas lega ketika tirai tertutup karena pemandangan yang ada tadi membuat jantungnya berdetak kencang. Tirai dibuka kembali dengan keadaan Rafa yang sudah rapi dibandingkan sebelumnya, tidak ada pembicaraan diantara mereka berdua bahkan Na

