Elsa tidak bisa berhenti menatap Devan dengan pandangan sinis ketika lelaki itu justru menyandarkan punggung pada kursi dan memejamkan matanya. Lelaki itu seolah tidak memiliki rasa bersalah setelah merebut kursi yang Elsa siapkan untuk Bram. "Pindah, gih. Gue udah janjian duduk sebelahan sama Bram." Devan kemudian membuka matanya dan lantas menatap Elsa. Lelaki itu hanya terdiam namun tidak mengucapkan apapun. "Kalo gitu gue aja yang pindah deh." Elsa melihat bahwa di sebelah Devan masih ada sepasang bangku kosong jadi dirinya bisa duduk disana bersama Bram. Masih ada kursi yang lain bisa ditempati oleh Elsa daripada ia harus terjebak disini bersama Bram. "Elsa.." Dirinya mendongak ketika dipanggil. Bram rupanya telah masuk ke dalam mobil dan melihat dirinya. Lelaki itu menghampir

