22. Kamar Koas

1657 Kata

Dokter Gamma (Bedah): Dimana? Lagi jaga gak? Mentari: Di kamar koas, Dok. Iya saya mau jaga ini sampai besok. Dokter Gamma (Bedah): Oke. Beberapa bulan selama menjalani hari baruku sebagai koas, pesan singkatnya selalu menempati posisi teratas di handphoneku. Hanya dia yang rajin berkirim pesan. Sudah mirip sekali seperti seorang pengangguran. Bukankah dia dosen Bedah super sibuk? Bukankah dia harus mengurus rumah sakit yang dia punya? Sejak pertemuan tiga keluarga usai wisuda kemarin, aku dan Dokter Gamma sudah jarang bertemu. Beruntungnya, Dokter Gamma nggak mengatakan hal aneh pada Bapak Ibuk kala itu, yang bisa beresiko fatal pada kesehatan jantung Bapak. Agenda pertemuan kami di rumah Rara hanya diisi dengan makan-makan syukuran, bergurau bersama, lalu pulang. Kami me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN