“Bagaimana kalau kita pergi makan di kafe saja biar kita sekalian membahas salah satu novel kamu yang mau di bukukan itu. Soalnya kita itu butuh konten untuk mempromosikan dirimu sama semua kegiatan yang bakalan kamu jalani. Setidaknya kerja sambil healing gitu maksudnya. Yuni memegang dagunya skeptis begitu juga Sara yang nampaknya sangat setuju dengan hal ini. “Kayaknya ide kamu cukup cemerlang juga, ya.” Cassandra menjentikkan jarinya karena sudah mendapatkan jawaban untuk hiburan mereka biar lebih mantap setelah tak mendapatkan jawaban yang menandakan setuju hanya dari gestur di wajah mereka berdua. “Mari kita pergi ke tempat yang sangat estetik,” ucap Cassandra sambil memegangi ponselnya untuk memesan taksi online. Mereka berdua ada di taksi online dan karena kebetulan mereka berad

