Bab 22 - 2

307 Kata

“Aku sudah mendengarkan hal ini langsung dari sebuah obrolan grup chat yang di ketik oleh temanku, aku sama sekali tidak menyangka pria aneh seperti Sebastian tiba-tiba mempekerjakan dirimu sebagai sekretaris sekaligus merangkap sebagai ghost writer autobiografi milikinya. Cassandra hanya menatap temannya itu sekilas dan hanya membalas sahutan temannya itu dengan senyum cerah di wajahnya yang cukup kompleks. “Wow, kurasa omonganku ini membuat temanku salah tingkah, apakah punya rahasia yang kamu sembunyikan dariku,” goda Laura sambil mencubit bahu Cassandra pelan. Cassandra sama sekali tidak tahu harus menjawab apa karena jika dia berbicara dalam keadaan tergagap membuat Laura akan salah paham dan membuat gadis itu mengira bahwa dirinya menyukai Sebastian. Sepertinya Cassandra harus men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN