Harus Dimas akui bahwa untuk saat ini dia merasa bahwa niat baiknya untuk mengucapkan selamat kepada wanita yang telah menjadikan dirinya sebagai sandaran saat terpuruk tadi rupanya membuat wanita itu besar kepala. Sia-sia belaka dia memberikan semangat kepada Cassandra yang benar-benar menjadikan dirinya sebagai pelampiasan. Jujur saja, dia merasa sakit hati karena karena penolakan Cassandra yang menganggap dirinya sebagai batu yang tak dianggap oleh orang. Anggap saja dia adalah batu yang di butuhkan oleh orang untuk menahan boker tapi pada akhirnya bakalan di buang kembali setelah di rasa agak mendingan. Kalau tahu begini, lebih baik dia pulang menemani Ayu yang sepanjang hari terus berteriak di dalam rumah. Dia pun pada akhirnya sampai ke rumah dengan selamat walaupun untuk saat ini

