"Mulut kamu sepertinya harus di beri pelajaran deh." Ucapan yang di katakan oleh seorang Dimas benar-benar membuat siapapun yang mendengarkannya pasti akan sangat sakit hati. Cassandra berjalan ke arahnya, kemudian menampar pria sok tahu itu sehingga menimbulkan sebuah bekas tangan yang sangat merah, beruntung hari sudah menjelang malam karena kalau tidak pria ini pasti akan di hajar habis-habisan olehnya. Dimas yang memegangi pipinya itu, seketika tertawa kencang melihat tingkah konyolnya Cassandra seolah wanita itu sedang lari dari kenyataan. "Sudahlah memang faktanya begitu, kenapa kamu mengelaknya? Hanya mengandalkan bakat menulismu itu hanya membuatmu capai saja karena pada dasarnya kamu itu seorang pekerja paruh waktu." Seketika darah Cassandra mendidih karena perkataan Dimas ini

