Chapter 37

1145 Kata

“Adik lo mana sih Gin? Lama banget.” “Baru kelar mandi kayaknya.” “Sabar kali Nat,” ledek Ana. Ali hanya menyengir menyadari dirinya yang begitu tidak sabaran karena ingin bertemu dengan Sisi. Memang sudah 2 hari ia tidak bertemu dengan Sisi karena Sisi sedang menginap di rumah barunya, lebih tepatnya di rumah Gino. Selama dua hari itu juga Sisi sibuk bepergian menemani Inggrit, ibunya pergi bekerja. Kini kedua wanita cantik itu benar-benar sudah kompak sebagai ibu dan anak. “Enak banget ya lo Gin, sebelum tidur bisa lihat yang bening, bangun tidur bisa lihat yang bening. Jadi kepingin juga diangkat anak sama nyokap lo,” ucap Luki. David dan Panca sama-sama mencibir mendengar penuturan Luki yang selalu saja aneh itu. Sementara Gino seperti biasa hanya menatap malas tak banyak bicara. H

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN