Sisi keluar dari rumahnya dengan tergesa-gesa kemudian mengunci pintu rumah. Setelah itu, ia memasukkan kunci rumahnya ke dalam tas. Megi sudah pergi pagi-pagi sekali tadi ke toko kue, oleh karena itu tidak ada satu orang pun di rumah selain Sisi. Sebelum kembali melangkah untuk bergegas pergi ke sekolah, Sisi berdecap melihat tali sepatunya yang ternyata belum sempat ia ikat. Padahal ia kini sedang terburu-buru karena terlambat bangun. Entalah mengapa tadi malam Sisi merasa sangat susah tidur, seperti ada sesuatu yang sangat-sangat menganggu pikirannya. Hal itu berdampak pada terlambatnya Sisi bangun pagi ini. Baru saja Sisi hendak menunduk untuk mengikat tali sepatunya, tiba-tiba sudah ada tangan Ali yang mengerjakan apa yang akan Sisi lakukan tadi. Sontak saja hal itu membuat Sisi mera

