Sisi berjalan menyusuri koridor ditemani suara langkah dari sepatunya. Karena harus ke UKS untuk meletakkan perban dan obat yang tadi ia pinjam untuk mengobati luka Ana saat gadis itu terjatuh dipelajaran olah raga. Tadinya Ana menawarkan untuk menemaninya karena UKS cukup jauh karena berada paling ujung, namun Sisi menolak dan menyuruhnya untuk langsung pulang. Sekolah kini sudah sangat sepi, hanya ada beberapa orang yang sedang melakukan eskull atau semacam organisasi. Tiba-tiba langkah Sisi melambat saat melihat dua orang yang berjalan ke arahnya, namun sepertinya kedua orang itu tidak melihatnya karena mereka sedang sibuk bercerita. Dengan cepat Sisi masuk ke dalam ruangan yang kebetulan berada paling dekat dengannya. Dengan cepat Sisi menutup pintu itu dan bernafas lega. Jujur kali i

