61.Teman Masa Kecil

1416 Kata

Pada layar tampak begitu jelas dua janin yang bersebelahan, antara kaget dan bahagia tidak terkira Devan sampai menitikkan air matanya. Karena pada akhirnya keinginannya selama ini untuk memiliki bayi kembar bisa terwujud. "Apakah aku bermimpi? " tanya Devan menepuk pipinya. "Tidak, nanti sampai rumah aku tepuk pipi kamu lebih keras lagi biar sadar, " gurau Warda. Devan yang saking bahagianya tidak bisa mengendalikan diri, dia langsung mencium bibir Warda. "Dev, " pekik Warda kesal sekaligus malu. "Ops, sorry, " ucap Devan yang memang khilaf. "Tidak apa - apa, memang wajar kalau suami seperti itu. Berarti dia memang sedang bahagia, dulu suamiku juga seperti itu, " jawab dokter memaklumi. "Nah kan, apalagi aku yang punya anak dua pastinya bahagianya juga dua kali lipat, " jawa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN