Setelah makan siang bersama, keluarga Devan duduk di ruang santai sambil asyik bercerita. "Tadi bagaimana sekolah kalian? Di ajari apa saja? " tanya Devan. "Menggambar tokoh kartun yang disukai sama menghitung, " jawab mereka serempak. "Tapi kalian bisa mengerjakan kan? " sela Warda. "Mika masih kesulitan menghitung, Nino yang pandai, " jawab Mika sedih. "Sama saja, hasil gambarku tidak sebagus kamu, " timpal Nino. "Kalian jangan menyerah ya, namanya sekolah itu memang untuk belajar dari hal - hal yang belum bisa. Kalau dari awal semua orang sudah bisa segalanya tentunya tidak akan ada bangunan sekolah, " bujuk Warda. "Tapi kenapa Kak Barra bisa semuanya ya? Kata Kak Nastya setiap ada PR saja minta tolong ke Kak Barra, " ujar Mika. "Iya, dan hasil gambarannya itu selalu men

