38. Air Mata Luka

1163 Kata

Hari ini Devan menemani Nino ke pantai, setelah puas bermain bola mereka berdua menyusul Cherry yang tengah berteduh di bawah pepohonan yang sejuk. "Ma, mama kenapa tidak ikut bermain? " tanya Nino memeluk Cherry. "Mamamu takut panas, nanti kulitnya hitam, " ejek Devan. "Mamaku walau hitam tetap cantik, " balas Nino. "Hey, kamu masih kecil sudah belajar menggombal gitu, " sergah Cherry terbahak - bahak. "Siapa dulu papanya, " balas Devan merasa bangga. "Pa, kenapa kita tidak seperti keluarga lain yang hidup bersama? Aku juga pengen tidur bareng Mama dan Papa? " tanya Nino dengan wajah memelas. Devan syok, pertanyaan yang sederhana tetapi berat untuk dijawab. Cherry juga terdiam, wanita itu sadar jika dirinya memang tidak punya hak untuk menyuruh Devan tinggal bersama. Apala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN