Devan sangat bangga terhadap anak - anaknya, dia menciumi mereka satu persatu. "Ah sayang sekali aku tidak bisa menonton secara langsung, " keluh Devan menyesal. "Tidak apa - apa, nanti tinggal minta videonya pada kak Adit," bujuk Warda yang tahu kesedihan suaminya. "Kalau begitu malam ini adakan pesta yuk, " ajak Devan. "Tadi Kak Lintang sudah mengundang kita ke pesta di rumah mereka, " Sela Warda. "Ya sudah, sama saja kalau begitu. Nanti malam kita bersenang - senang di sana, " jawab Devan. Tepat pukul tujuh malam, keluarga Devan menuju ke rumah Barra. Dan di sana sudah ada keluarga Adit juga. "Maaf telat, " ucap Devan. "Tidak masalah, makanan masih belum tersentuh, " jawab Adit tertawa. "Dev, wajahmu begitu berseri - seri. Ada apa gerangan? " sela Yuta. "Aku ada kaba

