"Ngak, pake saos atau kecap, Fi?" tanya Rara tak percaya. Safiya menggeleng dengan mulut asyik mengunyah baso. "Lagi gak pengen makan tanpa saos." "Tumben." "Ya efisien aja biar, lebih sehat?” Rara malah tertawa. "Hadeh gaya lo mulai sejak kapan tuh?" "Ye, beneran tahu." Rara melongo takjub. "Wow, sejak jadi Nyonya Abram." Safiya terkekeh melihat reaksinya itu. Boleh, kan, ya, sombong sedikit karena memiliki teman yang kepo seperti Rara. "Hadeh segrombolan Kimmy kesini tuh, Fi." Rara sudah merasa tak nyaman. Refleks, Safiya memejamkan mata saat mendengar nama yang disebut Rara barusan. Nama yang otomatis mengingatkan Safiya dengan insiden-insiden bullyan. Bisa-bisanya Safiya hanya diam tanpa membalas perlakuan mereka. "Ngak ada gila-gilanya mereka," mulai kesal Safiya.

