Ketika Aeneas menghentikan mobilnya di area rumah keluarga Willem, aku langsung berlari melewati rumah utama menuju rumah kedua dimana kamar Ricko berada. Pagi ini Nyonya Rosa menghubungiku untuk memberitahukan kalau Ricko sudah pulang. Pintunya terbuka, "Ricko..!" panggilku tak sabar mencari sosoknya di setiap ruangan yang ada "Rie..?" aku mendengar suara Ricko dari kamarnya. Spontan aku langsung berlari menuju kamarnya, disanalah dia berdiri, lelaki yang selalu memenuhi pikiranku selama hampir dua minggu ini. Aku berlari menghampirinya dan mengalungkan tanganku dilehernya untuk memeluknya erat. "Ya Tuhan…aku bersyukur kau baik-baik saja.." ucapku "Hi…" sapanya sambil membalas pelukanku Aku merenggangkan pelukanku agar dapat melihat wajahnya "Apa ada yang terluka?" tanyaku "Hmm..se

