Sudah Stella bilang sejak awal jika dia sangat tidak menyukai berdekatan dengan makhluk nakal bernama Rafa. Seperti saat ini, di dalam mobil milik Oma-nya Rossa, dengan kurang ajar Rafa menggenggam tangan Stella yang berada di pangkuannya. Stella berusaha untuk melepaskan genggaman tangan Rafa, namun pemuda itu semakin mengeratkan genggamannya. Gadis itu merasa Rafa tengah mengambilkan kesempatan dalam kesempitan. "Bisa lepasin tangan aku?" desis Stella. "Kalau gue nggak mau gimana?" tanya Rafa menyeringai. "Mau aku cubit lagi?" gertak Stella. Rafa spontan melepaskan genggamanya dari tangan Stella. Dia tidak ingin merasakan cubitan maut itu lagi. Stella terkikik cukup keras, membuat Rossa yang duduk di depan menoleh penasaran. "Kenapa, Stel?" tanya Rossa. "Ng-Nggak papa, Oma

