Fumiko berdiri di depan meja dan menatap tajam Dimas sementara sang suami hanya bisa duduk canggung tanpa mengatakan apapun di kursinya. "Kinara sudah mengurus usaha suaminya dan sekarang aku membantu kamu, tapi apa yang aku dapatkan sekarang? rekam medik dua pelakor. Ibu, anak sekaligus menantu. Ini kalau aku tidak ke rekam medik mungkin selamanya tidak akan tahu." "Kita harusnya bisa memisahkan hubungan pribadi dan profesionalisme." "Oh ya? adik kamu sempat bunuh diri dan diabaikan begitu saja?" "Aku tahu sakit hatinya Kinara bagaimana-" "Masalahnya mereka menggunakan jasa kita demi gengsi memakai uang Kinara dan Adelio, kamu dengar gak sih apa yang diceritakan Kinara sewaktu di Inggris?" Dimas mendengarnya. Adit tidak becus menangani hotel tapi masih beranggapan bisa bersaing deng

