Cynthia jalan perlahan, menuju kamar ibu mertuanya. Melihat Adit keluar mengejar ayah tirinya mati-matian, instingnya mengatakan kondisi sekarang tidak baik-baik saja. Padahal Cynthia berharap Adit akan datang dan menghiburnya seperti biasa. "Suamiku, kembalikan suamiku! aku tidak mau kembali hidup seperti dulu lagi!" teriak Maya yang terdengar dari luar. Cynthia menghentikan langkahnya dan menguping. "Ibu, tenangkan diri dulu. Ayah pasti kembali." Cynthia meraba wajahnya yang penuh bekas luka. Butuh berapa banyak uang yang harus dihabiskan untuk mengembalikan wajahnya seperti sedia kala? Cynthia tidak tahu, dirinya mulai berhalusinasi karena ketakutan wajahnya rusak. Adit datang dari arah berlawanan, berhasil lolos dari kejaran wartawan berkat satpam rumah sakit. Dia masuk ke dalam

