Bab 43

908 Kata

Samuel tidak berkata apa-apa, dia malah terlihat gusar. Memainkan jemarinya seperti sedang panik. Sementara Jennifer semakin menekannya untuk berkata jujur. "Kenapa kamu diam? Apa benar istri pertamamu itu masih hidup? Kamu menyembunyikannya di suatu tempat agar bisa menemuinya dengan leluasa? Katakan Samuel!! Jangan diam saja!!." Kali ini oktaf suara Jennifer semakin tinggi. Sementara Samuel masih dengan pikirannya yang kalut. Namun pria itu segera bangkit berdiri. "Richard itu hanya mengada-ada! Kamu jangan mempercayainya, Dia sedang berhalusinasi kalau mamanya masih hidup. Bukankah kamu tahu kalau Tania sudah mati? Dia tidak mungkin bisa hidup kembali bukan? Itu adalah cerita konyol." Samuel bergerak pergi meninggalkan istrinya. Jennifer mengepalkan tangan, entah kenapa dia merasa k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN