"Sofia! Apa aku benar-benar tidak memiliki kesempatan lagi?." Noah sekali lagi bertanya kepada Sofia. Raut wajah pria tampan itu terlihat sangat sendu. Sofia pun segera menarik sebuah kursi, kemudian meminta Noah duduk di sana. "Duduklah! Tidak baik berbicara sambil berdiri!." Sofia sendiri mendudukkan tubuhnya di kursi rias, dan secara perlahan Noah pun duduk di kursi hadapannya. "Sofia aku benar-benar tersiksa dengan perasaan ini! Aku minta maaf karena baru sekarang sadar kalau ternyata perasaanku selama ini salah tempat. Ternyata yang aku inginkan adalah kau, bukan Bella." Noah menatap ke kedalaman mata Sofia, cinta itu benar-benar pudar di sana. Noah bisa melihatnya. "Tidak perlu menyesali apapun! Tentu kamu masih ingat dulu betapa aku memperjuangkan cinta padamu, tapi kau sama

