Bab 49

818 Kata

Sofia benar-benar tidak habis pikir dengan tuan muda Sanjaya itu. Noah yang berperawakan tampan dan nyaris sempurna, kini datang mengemis padanya. Padahal dulu dia yang mati-matian mengejarnya. Sofia bahkan rela mendapatkan hinaan secara terus-menerus dari Bella dan mamanya. Tapi Sofia selalu mengumandangkan harapan dalam dirinya, suatu saat Noah akan membawanya pergi dari kediaman Anggara. Sehingga penderitaannya berakhir. "Aku tidak akan pergi dari sini! Sebelum kamu kembali menerima ku, yakinlah kalau hanya diriku yang pantas untukmu." Noah mendekati Sofia yang mengundurkan tubuhnya. Wanita itu tidak ingin disentuh oleh Noah. Kalau dulu hal itulah yang paling dirindukannya. Mendapatkan sentuhan dari Noah, dia bahkan kerap kali memancing pria itu. Namun Noah tak sedikitpun melirikny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN