Setelah bertemu dan mendengarkan penjelasan Farah, Wibi merasa sangat galau. Dia melajukan kendaraan roda empatnya dengan santai. Tidak lain karena memikirkan hubungannya dengan Ranti. Hati Wibi mulai meragu untuk melanjutkan hubungannya dengan Mila. Namun, malam ini Wibi sudah janji kepada kedua orang tuanya untuk datang makan malam ke rumah Mila. Bukan tanpa alasan mereka mengunjungi rumah orang tua Mila. selain membahas pertunangan mereka berdua. Wibi sudah sampai di rumahnya. Dia berjalan gontai menuju kamarnya. Dengan tidak disangka, Bu Ajeng sudah menunggu Wibi di ruang keluarga. “Eh ... anak Mama sudah pulang? Kok lemes sih kelihatannya? Bukannya harusnya bersemangat ya? Kan nanti malam mau ketemu sama Mila.” Bu Ajeng tersenyum dengan hangat ke arah Wibi. Hal itu semakin mengiris

