Ranti masih melihat, bagaimana Erika memeluk erat surat wasiat yang ia tulis untuk seseorang yang akan menemukan surat itu. Selama ini, belum pernah ada yang menemukannya. Baru Ranti yang tidak sengaja menemukan surat itu dan mengetahui alasan Erika mengakhiri hidupnya. “Erika, jika aku menanyakan alasanmu memilih jalan ini, itu pasti akan membuatmu semakin larut dalam penyesalan. Lebih baik akan aku sampaikan apa yang ada dalam surat wasiat itu, kepada orang tuamu.” Ranti merasa sudah lelah dengan semua yang dilakukan mereka yang tak kasatmata. “Kamu tidak akan pernah mengerti, Ranti! Bagaimana rasanya jika dirimu dikucilkan, dibully, dipandang aneh oleh sebagian orang, sampai-sampai kamu rela melakukan apa saja, demi merebut hati seseorang yang kamu cintai. Itulah yang aku rasakan. Sam

