14. Teror Membuat Horor

2252 Kata

Suasana ruangan menjadi terasa mencekam di sela perbincangan ketiga mahasiswa itu. Tubuh mereka menegang, lantaran Aroma bunga Kantil tercium sangat semerbak. Bulu kuduk mereka merinding. Waktu yang biasanya cepat berlalu seolah berjalan sangat lambat. Napas mereka terasa semakin menyesak di d**a. Hawa dingin perlahan menyelusup ke dalam sukma. Hingga membuat mereka ingin beranjak dari sana. Braaakkk! “Aaarrrggghhh!” “Aaarrrggghhh!” Teriakan Farah, Alex, dan Yuda membuat mahasiswa lain ikut terkejut. Lantaran sebuah suara seperti kursi yang terjatuh dengan sangat kencang. “Aseeeppp! Ngagetin aja!” teriak Farah kepada salah satu mahasiswa yang baru saja masuk ke ruangan kelas dari pintu depan. Ruang tiga di lantai dua lumayan besar, sehingga di sana terdapat dua pintu, yaitu pintu d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN