"VALDO SADAR!" Teriak Vanya memasuki kamar Arana, ini sudah seminggu setelah operasi yang berarti sudah seminggu Valdo koma. Semua yang ada diruangan itu menegakkan tubuhnya dan berlari menuju ruangan ICU termasuk Arana yang masi lemah pasca operasi. Jantung Arana berpacu dengan cepat, ia melangkah ragu memasuki ruangan. "Ayo!" Ajak Vanya menarik lengan gadis itu. Arana tertegun melihat Valdo menatapnya sendu. "Maaf," lirih Valdo. Air mata Arana tumpah dan segera berlari menghampiri cowok itu, Arana memeluk tubuh Valdo yang masi terbaring lemah itu dan menumpahkan semua air matanya. Tangan Valdo yang masi lemah berusaha mengusap punggung Arana. "Maaf karena gue gak bilang ke lo dari awal, maaf karena gue sembunyiin semuanya dari lo," ucap cowok itu lagi. Arana menggelengkan kepalanya
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


