Arana menatap rumah dihadapannya, sudah lama rasanya ia tidak menapakkan kaki dirumah itu, Arana menghela napas dan melangkahkan kakinya menuju pintu utama. Penjaga rumah itu menyambut kedatangan Arana seakan tau Arana akan datang. "Silahkan masuk nona, tuan Bara telah menunggu Anda diruang tamu," ucap penjaga itu dan membungkukkan badanya. Arana menganggukkan kepalanya dan memasuki rumah itu, sesampainya diruang tamu Arana melihat Bara yang sedang duduk santai sembari menyeruput kopi. "Akhirnya kamu datang," sambut Bara. "Langsung pada intinya, apa yang mau anda bicarakan?" Tanya Arana. Bara terkekeh. "Santai lah Arana, duduk sebentar karena cerita ini akan menguras emosi mu." Arana pun mendudukkan dirinya di sofa yang tak jauh dari Bara. "Jadi?" Tanya Arana. "Apa tujuan hidup kamu

