Kebohongan

1686 Kata

Valdo menghentikan langkahnya ketika melihat Arana berbincang dengan Vano tak jauh dari tempat nya berdiri. "Semangat ya Na, gue yakin lo pasti bisa," ucap Vano dibalas Arana dengan senyuman. Tangan Vano terangkat untuk mengacak puncak kepala Arana, Valdo yang melihat itu hendak menghampiri namun tangan  nya dicekal seseorang. "Valdo!" Panggil seorang gadis, Valdo menoleh kebelakang dan mendapati Melisa dengan penampilan yang lumayan acak-acakan. "Lepas!" Valdo menghempaskan tangan Melisa yang memegang pergelangan tangan nya. "Aku tau kamu suka kan sama aku? Plis Valdo jangan lakuin itu," mohon Melisa yang tampak putus asa. Valdo menautkan kedua alisnya. "Gue gapernah suka sama lo!" Ketus Valdo. "T-tapi kamu sering liatin aku diam-diam, semua orang pun tau kalau kamu suka sama aku,"

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN