Degh!!! Pertahanan Lysia goyah. Dia tidak bisa sampai seperti ini, sudah tidak sanggup untuk menahannya lagi. Untuk apa suaminya itu memanggil wanita lain, sementara barusan saja mereka sudah melakukan hubungan itu. Bahkan Ivander melakukannya dengan kasar dan menyiksa. Wanita seksi itu berdecak, dia melihat penampilan Lysia yang berantakan dengan rambut yang diikat acak dan wajah yang memar serta tangan yang merah-merah. "Dimana Tuan Ivander?" tanyanya, membuat Lysia tidak sanggup lagi membendung air mata. "Pergilah kau dari sini, aku tidak akan membiarkan kau menemui Ivander!" bentak Lysia. Lysia pun mencoba untuk menyeret wanita seksi itu agar pergi. Namun, wanita itu menolak dan malah memberontak. "Tuan Ivander sudah membayar, jadi saya tidak akan pergi sebelum menyelesaika

