Ivander begitu tidak sabaran. Dia segera merogoh saku celananya dan menatap layar ponsel yang ada di dalam genggaman. Matanya membola melihat nama yang tertera di layar ponselnya. Kenapa harus saat ini Kylie menghubungi nomornya? Ivander pun akhirnya mengangkatnya dengan helaan nafas yang berat. "Ya ada apa, Mam?" tanya Ivander. Kylie pun terlihat begitu berbinar ketika mendengar suara sang putra. "Ivander, Mami tiba-tiba saja kangen dengan menantu. Dimana dia sekarang?" tanya Kylie. Ivander mengurut keningnya yang merasa pusing. Entah mengapa ibunya ini tepat sekali saat ingin menghubunginya? Firasat macam apa itu yang sampai tepat begini. "Mam, apaan sih? Langsung saja hubungi nomornya. Ivan lelah," jawab Ivander. "Kamu ini apaan sih Van kamu itu kok gitu. Ya sudah Mana nom

