Lysia langsung menutup pintu dan kembali ke dalam kamarnya. Dia mengurung diri di dalam dan menangis tersendu-sendu. "Ivander monster! Brengseknya dia bajingan." Lysia jijik dengan pria seperti Ivander dan berharap bisa lari dari keadaan ini suatu saat nanti. Di kamar sebelah …. Ivander langsung mendorong tubuh Cecilia saat berhasil melakukan pelepasan. "Sudah cukup, sekarang kau bantu aku untuk mandi!" suruh Ivander. Cecilia tersenyum, dia bahagia karena bisa terus bersama dengan Ivander dan melayaninya walaupun pria yang dia suka ini sudah menikah. Akan tetapi, rupanya Ivander benar-benar tidak melupakannya. "Sayang, aku akan melakukan apapun untukmu," jawab Cecilia dan langsung memapah Ivander untuk berjalan ke dalam kamar mandi. Namun, tiba-tiba saja ponsel Cecilia berder

