Wajah Ivander begitu masam, begitu tidak enak dilihat. Dia mempunyai ego yang tinggi dan tidak mungkin mau untuk meminta maaf. Dia pun langsung saja duduk di samping Kylie dan membawa piring untuknya makan. Kylie menatap Ivander tajam, dia yakin kalau sang putra tidak mau meminta maaf. Sedangkan Lysia, dia pun hanya bisa diam dan melanjutkan makan malamnya tanpa harus memperdulikan Ivander. "Ivan, jadi sekarang kau sudah berani membantah Mama?" tanya Kylie. Ivander berdecak sebal, "tapi, Ma. Dia yang salah. Dia berani berduaan dengan pria itu," jelas Ivander. "Jadi kau cemburu hah?" tanya Kylie ingin sang putra mengatakan perasaannya. "Ma … tidak seperti itu," sargah Ivander bingung hendak menjelaskan. "Apa salahnya kamu cemburu terhadap istrimu sendiri? Mama malah suka akan

