Mereka sampai di kota Sharklig. Irfan membawa Lysia ke hadapan rumah sederhana di kota itu dan tersenyum lembut menatapnya. "Lysia, kamu pasti akan aman tinggal disini. Ini adalah kota yang terbaik dan pasti suamimu itu tidak akan datang kemari," ucap Irfan enteng. Irfan tahu kalau Ivander tidak akan mencari ke kota Sharklig karena ini kota orang tua mereka. Juga, yakin kalau Ivander tidak akan berpikir untuk mencari Lysia di kota ini. Lysia menatap wajah Irfan yang terlihat begitu manis. Juga terlihat begitu tulus. Dia pun tersenyum dan melepaskan genggaman tangannya yang memegangi sebuah koper, beserta mengatupkan tangannya di d**a. "Makasih banget, Irfan. Kamu selalu ada untuk membantuku. Aku janji akan membalas semua kebaikanmu suatu saat nanti," jelas Lysia. Dia begitu merasa

