Lysia tidak bisa menahan diri, dan akhirnya dia pun memutuskan untuk menemui Garry. Bagaimanapun Garry pernah ada di dalam hatinya. Walaupun Lysia tidak pernah menerima Garry, tapi dia memang menyimpan perasaannya sendiri karena mempunyai alasan lain. Lysia melangkah ke arah ruangan rawat Garry, dia mengetahui dimana letak kamar Garry karena sempat menanyakannya kepada seorang perawat. "Garry, andai kamu terluka karena Ivander. Maka aku tidak akan pernah memaafkan diriku sendiri," gumam Lysia pelan. Lysia akan merasa sangat bersalah untuk itu, kalau memang Ivander yang menyebabkan Garry terluka, maka Lysia tidak bisa memaafkan dirinya sendiri. Akhirnya, Lysia pun sampai di depan ruangan rawat Garry. Dia menatap pintu yang masih tertutup itu, lalu mencoba membukanya secara perlahan.

