Bab 50

1045 Kata

Keadaan hati Ivander sedang tidak karuan saat ini. Dia membiarkan Olivia untuk mengganggunya, dengan pemikiran lain. Jadi, Ivander membayangkan bahwa wanita itu adalah Lysia yang sudah beberapa hari ini belum ditemukan juga. Olivia girang, bahkan rasanya dia ingin melompat-lompat karena saking senangnya. Dia selama ini tidak pernah sedekat ini dengan seorang pria tampan, dan semakin dia menatap lekat wajah Ivander, maka jantungnya semakin berpacu dengan cepat. "Pergilah! Jangan sampai aku memberimu pelajaran," ucap Ivander secara tiba-tiba. Olivia terkejut, rupanya Ivander tidak menerima semua sentuhannya dengan baik. Dia malah langsung mengusirnya begitu saja. "Maaf, Tuan. Akan tetapi, saya melakukan itu karena ada noda di wajahmu," jawab Olivia sedikit gemetar, lalu dia pun memba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN