81. Berbeda Rasa

2889 Kata

- "Jadilah seperti pohon yang berbuah. Pohon yang menggugurkan buah busuk dan mencoba berbuah dengan lebih baik. Seperti halnya memori dan perbuatan kita." - *** "Navi, kembaliin botol minum gue!" Keadaan ruang kelas XI IPS 1 sangat porak-poranda siang ini. Siapa lagi jika bukan Navino yang bertingkah. Dia kini tengah berlarian menyeberangi meja satu ke meja lainnya. Haduh, sangat tidak sopan. Apa Navino sedang berhalusinasi bahwa dia sedang ada di hutan sekarang? Makanya, dia seperti leluasa dan tak merasa bersalah menapakkan kakinya di setiap meja kelas itu. Ah, Navino hanya merasa bosan. Dia tidak tahan untuk berdiam diri. 3 hari sesudah pemakaman ayahnya, dia sudah menutup diri selama itu. Namun, tidak menutup diri untuk Flora. Pasalnya, Flora memang hadir di saat yang tepat. Di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN