60. Lila & Cowok Asing

1394 Kata

"Potongan kenangan yang dulu, memang sepertinya terlalu menyakitkan untukmu. Maka dari itu, aku akan memperbaiki semuanya. Dan aku jamin, kenangan yang akan kita ukir akan berbuah begitu manis nantinya." "My Lil?" Pipi Lila yang awalnya normal, seketika terpancar rona merah kuda di sana. Ah, Navi terus-terus saja memanggilnya dengan sebutan "My Lil". Jujur saja, hal sekecil itu dapat membuat Lila seakan terbang ke langit yang penuh dengan kebahagiaan. Tangan Navi menggenggam tangannya begitu erat, menuntuk Lila berjalan menuju taman kompleks rumah Navi malam ini. Aroma berbagai makanan mulai menyelusup ke dalam indra penciuman Lila. Ada yang manis seperti permen kapas, es krim, ada yang gurih seperti jagung bakar, dan tentu saja ada aroma bakso bakar. "My Lil," sapa Navi sekali lag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN