Ajakan Ethan ternyata berbuntut menyebalkan bagi Enzo. Bagaimana tidak, pria paruh baya itu malah mengajak Enzo bertanding push up sebelum menyeleksi pengawal baru. Enzo sampai tak mengerti bagaimana sebenarnya pikiran Ayah dari wanita yang dicintai itu. “Push up? Bertanding?” Enzo menatap Ethan dari atas sampai bawah seolah meremehkan. “Dengan aku?” Ethan menyipitkan mata tampak tak senang diremehkan seperti itu, ia kemudian berjalan mengitari tubuh Enzo yang berdiri tegak itu. “Saat aku seumuranmu, kemampuan kita hampir setara. Sekarang aku hanya ingin memastikan apakah suami putriku bisa aku andalkan?” desis Ethan penuh dengan tekanan. Seulas senyum terbit di bibir Enzo mendengarnya. Ia melirik Ethan dengan tatapan tajam. “Setahuku kemampuanku sudah satu tingkat diatasmu Ayah mertu

