Sandiwara

1000 Kata

Mitha kemudian mempunyai ide untuk mengerjai Toni. "Sayang... Pintunya kamu tutup yang rapat dong, biar gak ada yang ganggu". Andreas mengernyitkan dahi, feeling dia selama jadi pengacara mengatakan pasti ini ada sesuatu. Tanpa berpikir panjang Andreas pun ikut melanjutkan sandiwara ini. Hitung-hitung membantu Mitha. "Maaf ya sayang", kata Andreas sambil mengusap kepala Mitha lembut. "Oh ada tamu rupanya, silahkan masuk". Toni dan Erga saling berpandangan kemudian masuk ke ruangan rawat. "Kalian pasti temannya Mitha ya? Makasih ya sudah datang", sambung Andreas. Toni memberikan buah yang dia beli tadi kepada Andreas, siapa laki-laki ini kok Mitha panggil sayang?. Tanyanya dalam hati. Melihat Toni melamun, Erga pun buka suara, "Gimana keadaan kamu Mit?". "Sudah mendingan", jawab

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN