Dikejar penduduk

1013 Kata

Setelah beristirahat sebentar. Sam dan anak buahnya melanjutkan perjalanan, dengan semangat 45, kali ini Dito ada di depan memimpin jalan. Masih dengan bermodal lampu senter dari handphone, mereka menyusuri pinggiran sawah yang ditanami padi. Udara malam semakin dingin karena angin berhembus tanpa penghalang. Untunglah bulan sedang muncul, sehingga langit tampak sedikit terang. Tiba-tiba dari kejauhan tampak sebuah cahaya yang mendekat. "Matikan senter". Teriak Doni tiba-tiba. Sam, Roy dan Miming langsung mematikan senter di handphone mereka masing-masing. "Ada apa?". Tanya Sam. "Coba lihat di depan sana". Doni menunjuk ke suatu arah. "Kayaknya ada cahaya aneh". Semua menoleh ke arah Doni tunjuk, dan benar saja ada beberapa cahaya seperti api obor dari bambu tak jauh dari tempat mere

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN