"Biar saya saja yang jelaskan". Ucap orang itu. Semua mata tertuju pada orang yang berbicara di pintu utama aula yang baru saja terbuka, suasana ruang aula yang tadinya cukup ramai kini mendadak sunyi, tidak ada satu orangpun yang mengeluarkan suara, bahkan serangga pun sepertinya ikut terdiam, semua orang masih menebak nebak siapa ini orang berani beraninya menganggu acara rapat hari ini. Suara barusan mengganggu Sam, Sam perlahan berbalik dari kursinya, menoleh kearah sumber suara, Deg! Dia... Sam sekilas melirik ke arah Julius, kakak laki-lakinya juga ikut terpaku, Dengan gemetar Juliana sontak memegang tangan Julius yang masih berdiri. Sentuhan Juliana membuatnya kembali sadar. Julius mengelus tangan Juliana kemudian menoleh melihat adiknya Sam. Julius hanya menggeleng gelengkan k

