Si Kembar di Medan

1520 Kata

"Kok?" Hanya satu kata itu yang keluar dari mulut Ana ketika menerima tiket keberangkatan di ponselnya. Kana baru saja mengirimkannya melalui pesan wa, tanpa kata - kata, hanya tahu - tahu pesan itu masuk di ponsel Ana. Antara percaya atau tidak ditambah lagi rasa haru nya membuat Ana mengerjapkan mata berulang kali, dia mau jadi pemecah rekor atau sedang uji coba untuk menjadi berbeda di keluarga besarnya ini atau bagaimana sih, ikhlas nggak ya? Banyak tanya yang berkecamuk di pikiran Ana hanya gara - gara kejutan dari Kana ini. Ana mencoba langsung menghubungi Kana, tapi memang tidak diangkat, Kana tadi sudah bilang kalau dia ada meeting dan bertemu tamu dari perusahaan alat kesehatan, dan dia memang akan pulang terlambat hari ini, tadi Ana hanya coba - coba saja. Setelah hilang kag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN