EP: 'Bruukkk...'

1643 Kata

Wajah Kana masih jelas terlihat muka bantal. Weekend membuatnya berekspektasi tinggi akan bangun se-siang - siangnya, dia berharap paling tidak sampai jam sembilan pagi seperti Weekend biasanya. Tapi Sabtu pagi ini harapan Kana itu menguap macam embun kena matahari. Sekarang masih jam setengah tujuh pagi ketika bahunya diguncang - guncang Arman dan Arsya, padahal dia baru tidur jam lima subuh tadi karena operasi Cobra. Bukan hanya badan yang letih, mata juga seperti lengket kayak kena lem Korea. Demi apapun Kana rasanya ingin teriak minta waktu dua sampai tiga jam lagi untuk tidur, tapi melihat wajah dua anak kembarnya yang makin lama makin mirip dirinya itu merengek, Kana tidak sanggup melakukan itu selain bilang," Iya papa bangun," tapi matanya tetap tertutup rapat. "Buka matanya Paaa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN